Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri terkait pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sarullah segera dikeluarkan.

panas bumi1Jakarta, EnergiToday – Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri terkait pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sarullah segera dikeluarkan. Saat ini tinggal menunggu keputusan Menteri BUMN Dahlan Iskan, dan Pertamina. Dengan demikian, proyek pengembangan PLTP Sarulla sudah bisa dimulai pada 1 Februari.
Hal itu diungkapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik, di Jakarta, kemarin. SKB proyek pengembangan Sarulla telah selesai, dan pada 1 Februari sudah bisa dimulai.
Dia menambahkan, SKB Menteri ESDM, Menteri BUMN, dan Menteri Keuangan diperlukan untuk memperjelas kepemilikan aset di wilayah kerja panas bumi. Point yang ada dalam SKB tersebut, aset negara di hulu panas bumi Sarulla dikelola oleh PT Pertamina (Persero), sementara hilir disesuaikan dengan isi kontrak dengan panas bumi. SKB memberikan izin kepada pengembang untuk menjadikan aset sebagai jaminan pinjaman. Jangka Waktu lamanya aset menjadi jaminan yaitu selama masa pendanaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>